Membayar hutang – Sekarang ini bukanlah zaman di mana orang merasa malu ketika berhutang. Banyak orang yang tidak mempunyai penghasilan tetap sehingga untuk makan atau mencukupi biaya sehari–hari pun mereka harus berhutang. Namun meskipun demikian, masih banyak orang yang belum paham tentang hukum hutang piutang, bagaimana etika berhutang, dan adabnya. Sehingga kerap kali menimbulkan masalah, baik mereka yang berhutang maupun mereka yang memberi pinjaman.

Dalam kehidupan sehari–hari, manusia tentu tidak akan jauh dari hutang piutang. Hal ini dikarenakan manusia merupakan makhluk sosial, dimana ada yang memerlukan dan ada diperlukan. Beberapa orang memang mempunyai rezeki yang melimpah, namun beberapa juga ada yang kekurangan sehingga untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka harus berhutang dari orang–orang yang dirasa mampu dan juga mau memberikan pinjaman kepada mereka.

Adab Hutang Piutang

Tentu saja jika anda sebagai manusia yang baik, maka anda juga harus memberikan bantuan dan pertolongan kepada saudara, teman, atau orang lain yang juga memerlukan. Namun bagaimana jika anda sudah berbaik hati memberikan pinjaman kepada orang yang memerlukan dan orang tersebut tidak mempunyai niat baik untuk mengembalikan hutangnya kepada anda. Jika anda mempunyai hutang dan belum melunasi hutang tersebut, anda harus mengetahui adap membayar hutang berikut ini:

Catat Hutang – Piutang

Jika anda melakukan transaksi hutang piutang, maka catatlah transaksi tersebut supaya nantinya tidak ada salah paham. Hutang harus dibayar, kecuali jika pemberi hutang sudah ikhlas. Sebab tidak ada hutang yang akan hilang dengan sendirinya.

Tidak Niat Melunasi Hutang

Sebaiknya jangan sesekali anda berniat tidak melunasi hutang anda. Sebab jika anda mempunyai niat tidak membayar hutang, maka anda disebut sebagai pencuri. Meskipun demikian, tentu saja anda tidak akan merasa tenang jika anda tidak melunasi hutang anda. Bahkan ketika anda sudah mati sekalipun, urusan hutang piutang tidak akan selesai begitu saja. Berani berbuat (berhutang), harus berani bertanggung jawab (membayar hutang)

Jangan Tunda Bayar Hutang

Apabila anda sudah mempunyai cukup rezeki untuk membayar kembali hutang anda, maka jangan segan mengembalikan hutang anda segera. Sebab jika anda menunda membayar hutang, maka anda sudah berbuat buruk. Meskipun orang yang anda minta pinjaman tersebut orang kaya, anda harus tetap membayar hutang anda.

Jangan Menunggu di Tagih

Jika anda mempunyai hutang kepada orang lain, maka segeralah melunasi nya jika anda mempunyai uang untuk membayarnya. Jangan menunggu sampai anda ditagih dulu. Akan lebih baik jika anda menjadi orang yang tepat waktu untuk segala macam hal, termasuk dalam hal membayar hutang.

Jangan Meremehkan Hutang

Jika anda mempunyai hutang, meskipun sedikit akan lebih baik jika anda segera melunasi nya. Sebab jika anda sudah mati sekalipun, hutang yang belum lunas akan tetap dihitung sebagai hutang. Kecuali ada ahli waris yang sudah melunasi nya. Walaupun hutang anda sedikit, anda juga tetap harus membayar kembali kepada di pemberi pinjaman kepada anda.

Ada pula hutang yang akhirnya diikhlaskan o;eh pemberi hutang. Tentu saja ini beda lagi. Jika hutang maka anda wajib untuk membayarnya, namun jika ada yang memberikan kepada anda dengan ikhlas maka tentu saja anda tidak wajib untuk membayar kembali. Namun jangan sekali-sekali, setiap anda berhutang selalu mempunya perasaan agar nantinya diikhlaskan dan tidak perlu membayar lagi. Mental pengemis nih hehehe… Semoga kita semua selalu terhindar dari lilitan hutang.