Ilmu apa saja yang wajib dituntut?

Dalam kehidupan di dunia dan akhirat, ilmu penting untuk dipelajari. Segala sesuatunya memang harus dilandasi dengan ilmu. Dalam menuntut ilmu, seseorang tidak dibatasi dengan ruang dan waktu. Belajar bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun itu. Dengan berbekal ilmu, kita bisa melakukan segala sesuatunya dengan benar. Berbeda jika diri kita tak dibekali ilmu, kita akan merasa ragu dan kesulitan dalam melakukan segala sesuatunya. Hal ini memungkinkan kita untuk terjerumus ke hal-hal yang salah.

Dalam agama Islam dijelaskan bahwa mencari ilmu itu wajib bagi tiap orang Islam. Adanya kata wajib tersebut memiliki arti bahwa suatu amalan yang bila dilaksanakan maka akan mendapat pahala, sementara jika ditinggalkan maka akan mendapat dosa. Adapun ilmu yang diwajibkan untuk dipelajari ialah ayat yang menghukumi (al-Qur’an), Al hadits (sunnah Nabi), dan ilmu bagi waris yang adil. Selain ketiga ilmu tersebut, ilmu lain hukumnya lebihan (boleh dicari boleh juga tidak, namun dicari lebih utama).

Ilmu yang Wajib Dituntut

Ada berbagai ilmu yang wajib untuk kita pelajari. Untuk lebih jelasnya, anda baca saja penjelasan mengenai berbagai ilmu yang wajib dituntut berikut ini.

Agama

Salah satu ilmu yang wajib dituntut adalah ilmu agama. Menuntut ilmu agama adalah bagian dari ibadah, dimana tiap muslim diperintahkan untuk mempelajarinya, sesuai dengan kemampuan yang Allah SWT berikan padanya.

Al-Qur’an

Ada berbagai keutamaan untuk anda yang mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an. Dengan berpedoman pada Al-Qur’an, kita bisa mengerti perbuatan dan perkataan yang baik. Dalam Al-Qur’an terdapat tiga ilmu yang wajib diketahui umat Islam, yaitu ilmu tauhid, fiqih, dan tassawwuf. Tauhid, ilmu ushuluddin atau aqoid yang sumbernya dari rukun Iman. Ilmu fiqih, ilmu syari’at yang bersumber dari rukun Islam. Ilmu tasawuf atau akhlaq yang sumbernya dari rukun Ihsan (beribadah kepada Allah SWT seakan-akan kamu melihat Allah, jika belum bisa melihat Allah SWT kamu harus selalu merasa dilihat oleh-Nya).

Hadits

Hadits yaitu perbuatan dan perkataan dari Nabi Muhammad SAW. Sebagai salah satu sumber hukum dalam agama Islam yang memiliki kedudukan kedua dibawah Al-Qur’an. Secara harfiah, hadits berarti perkataan atau percakapan. Istilah hadits ini berarti mencatat semua pernyataan dan tingkah laku Nabi Muhammad SAW. Kata hadits mengalami perluasan makna. Hadits disinonimkan dengan sunnah. Hal ini berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan, dan persetujuan Nabi Muhammad SAW dijadikan ketetapan atau hukum.

Terjemahan

Ilmu terjemahan memberikan banyak manfaat bagi orang yang mempelajarinya. Adapun beberapa manfaatnya yaitu bisa berkomunikasi dengan bahasa yang lancar serta logis. Selain itu, bisa memahami perkataan dari orang lain meski berbeda bahasa. Kita juga bisa mengartikan dan mengamalkan suatu amalan dengan benar.

Hukum Islam

Hukum Islam merupakan ketentuan perintah dari Allah SWT, mulai dari yang wajib, haram, hingga mubah. Ayat Al-Qur’an dan hadits adalah sumber dari hukum Islam ini.

Ilmu bagi waris yang adil (faraid)

Menurut Islam, setelah kematian seseorang muslim, maka terdapat hak-hak tertentu atas harta yang ditinggalkannya. Hak tersebut telah ditentukan oleh Allah secara khusus di bawah hukum faraid. Adapun pembagian faraid kepada yang berhak hukumnya wajib untuk ditunaikan, serta fardu kifayah kepada umat Islam (terutama waris-waris) untuk menyelesaikannya. Faraid sama hukumnya seperti menshalatkan jenazah. Pembagian harta pusaka menurut kaidah serta pelaksanaan Islam sangat adil dan sistematik.