Rabu, 27 Juli 2017.

Jam 9 pagi Aku udah tiba di kampus Unissula, Semarang. Jangan kau tanya aku nyegat bis patas dari Jogja jam berapa. Pokoknya siap mengikuti acara ini:

Dari jadwal jam 8, ternyata hingga Aku datang acara inti belum dimulai karena Mbak Dedew pembicaranya belum datang. Wah, kalah cepat sama yang dari Jogja nih. ¬†ūüėĀ Jadi Aku bisa jalan-jalan keliling kampus Unissula dulu.¬†

Perjuangan mengikuti acara ini tidaklah mudah. Setelah sebelumnya Aku sempat ditolak panitia. Karena telat daftar. ¬†Sampai sempat mengemis demi bisa ikutan.¬†ūüėĚ

Dalam hati sih, Aku tetap bakal datang walau harus dengerin dari luar ruangan. Soalnya sayang banget mumpung sekalian di Semarang, bisa dapat 2 acara. 

­

Datang dan kumpul sama mahasiswa tuh senang dan menyenangkan, karena berasa seumuran. #kluthik

Acaranya seru. Tentang tips agar bisa menulis dengan kreatif. Dan berhasil memancing para peserta untuk membuat tugas yang diberikan pemateri yaitu membuat tokoh cerita yang unik.

Dan sebelum adzan Dhuhur acaranya udah selesai. KEREN!

Nah, sorenya lanjut ke acara ini, di resto Kota Lama:

Jam 17.00? Ah, paling molor habis Maghrib. Dan ternyata…. Benar. Haaa…

Pemateri Dhave adalah dosen Biologi dari sebuah kampus Salatiga. Ngeblog sudah 5 tahun yang awalnya hobi bisa mendatangkan hoki. Mulai diendorse dari sebuah produk sampai dibayarin jalan-jalan ke luar negeri.

30-an peserta antusias menyimak paparan Dhave yang selalu dibumbui dagelan, mulai dari tips ngeblog hingga kiat agar bisa dikenal dan banyak follower.  Menurutnya, saat ini profesi blogger sudah banyak dilirik sponsor. Terutama Traveler.

Bahkan ada yang resign dari zona nyaman hanya untuk beralih profesi menjadi Travel Blogger. Gimana, apakah kamu tertarik? 

@tonytrax_

28SEPT2017