Bercita-cita menjadi penulis?

Sudah membaca buku cara jitu jadi penulis? Bahkan sudah belajar dengan seorang guru, namun hasilnya tidak memuaskan?

Mungkin buku yang kamu baca kurang greget sehingga kamu mentok nulis di lembar ke satu atau satu setengah. Mungkin guru nulismu belum punya metode yang tepat dan mudah diaplikasikan, sehingga dalam waktu singkat naskahmu bisa jadi.

Ada sebuah kelas online, yang sudah berjalan hampir 2 tahun, dan mempunyai ratusan alumni yang naskahnya sudah selesai. Bahkan sudah ada buku yang terbit di penerbit besar. ada baiknya kamu membaca tulisan ini. Tulisan dari Rizka Amalia (penulis 2 novel dan mentro menulis) dan – Erdittya Ekanovie Nindhitasari (alumni kelas online yang naskahnya selesai dan terbit self publishing)

Kamu ingin Jadi Penulis, tapi Kesulitan Menyelesaikan Naskah Tulisan? Ini 3 Solusinya!

Berpikir untuk menulis adalah hal yang sangat berbeda dengan memulai untuk menulis. Kalau kamu hanya berpikir dan ingin, tanpa mau mulai menuliskan apapun, tulisanmu enggak akan pernah jadi. Namun, problem menulis ternyata bukan hanya soal pikiran serta keinginan yang tak diimbangi dengan praktik. Ada banyak orang yang gemar menulis, tapi selalu gagal menyelesaikan naskah yang sedang dikerjakan. Kebanyakan orang merasa bermasalah dengan ide yang mentok, bahkan ada pula yang beralasan tak sempat melanjutkan hingga akhirnya lupa dan naskahnya mangkrak!

Sebetulnya, ada banyak hal yang dapat kamu coba lakukan agar naskah yang sedang kamu tulis bisa selesai dengan baik, seperti tiga hal berikut ini:

1. Tentukan tema tulisan

Sering kali orang menulis hanya dengan mengikuti mood dan tak memertimbangkan tema yang sebetulnya menjadi topik tulisan. Padahal, tema merupakan hal utama dalam dunia menulis. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa tema adalah bila kamu tak menentukannya sejak awal, kamu akan bingung menjelaskan, terutama jika ada orang bertanya,

“Apa yang sedang kamu tulis?”

Tak hanya itu, kamu juga akan kesulitan mengembangkan ide karena tak punya patokan khusus soal isi tulisan yang sedang kamu kerjakan.

2. Buat kerangka naskah

Salah satu hal yang paling sering menjadi kendala dalam menyelesaikan naskah tulisan adalah masih enggannya orang untuk membuat kerangka naskah, dan selalu memegang prinsip

“mengalir aja biar tulisannya makin hidup”

Eits! Ternyata prinsip itu justru bisa membuat kamu kehilangan arah dalam menulis, lo. Kamu akan bingung menentukan fokus tulisan, lalu memilih untuk istirahat menulis. Yang lebih bahaya, kebiasaan ini sering kali berlanjut dengan melupakan naskah yang sebetulnya belum selesai kamu kerjakan. Kapan kamu akan berhasil jadi penulis kalau kayak gini?

3. Ikut mentoring menulis

Adanya kesadaran tentang sulitnya menyelesaikan naskah tulisan sebetulnya bisa menjadi motivasi bagimu untuk mau lebih membuka diri. Percayalah, bukan hanya kamu yang punya masalah tersebut. Ada banyak orang lain yang juga punya kesulitan serupa, tapi akhirnya berhasil menyelesaikan naskah tulisan bahkan sukses menjadi penulis. Gimana caranya? Coba ikut mentoring menulis.

Kamu takut enggak sempat atau tempatnya jauh? Tenang! Sekarang sudah ada mentoring menulis yang memfasilitasimu untuk tetap belajar menulis di mana pun kamu berada. Yup, kamu nggak perlu jauh-jauh ke tempat kursus, tapi naskah tulisanmu dijamin selesai bahkan punya kesempatan menerbitkan bukumu sendiri. Asyik banget, kan?

Mentoring Menulis Online (MMO) yang diselenggarakan oleh Inspirator Academy merupakan program mentoring selama 30 hari dan dipandu oleh penulis yang telah menerbitkan 26 buku, Brili Agung. Program ini dapat menjadi solusi bagi kamu yang selama ini hobi nulis tapi susah menyelesaikan naskah tulisanmu, karena kurikulum yang ditawarkan akan mengajakmu lebih konsisten menulis hingga naskahmu selesai.

Tertarik mengikutinya? MMO angkatan 23 akan dimulai tanggal 1 November 2017, dan bagi kamu yang ingin daftar bisa langsung menghubungi 0811-297-115.