Sebagai warga yang ber KTP di jalan Kaliurang km 19, Aku sangat bersyukur tinggal di dekat wilayah yang memiliki banyak tempat wisata. Pagi ini Minggu, 8 Oktober 2017, mumpung jam 6 langit sedang bersahabat dengan wisatawan alias tak mendung, Aku bersama istri, anak, dan saudara berangkat ke sebuah bukit yang indah jelita, Bukit Klangon.

Setelah tanya sana-sini, jaraknya sekitar 11 kilometer. Dan melihat beberapa foto dari Mr. Goog, pemandangannya memang menggoda untuk di-wisata-i. Jadilah kami berempat dengan 2 sepeda motor meluncur pelan nan rupawan. Kenapa nggak naik mobil? Ya rugi banget lah. Kurang dapat “soul”-nya. Lagian nggak jauh juga. 

Baru sepuluh menit ketemu dengan sebuah bendungan lahar yang besar. Tampaknya bangunan ini dibuat untuk menahan lahar panas atau dingin jika terjadi letusan, agar tidak langsung mbrojol ke arah kota.

Iseng banget naruh batu gede di tengah jalan 😬

Lanjut jalan lagi, baru 5 menit kami bertemu tulisan

KLANGON 12 kilometer.

Lho, ternyata tidak sedekat yang kami kira. Sudah jalan 15 menit tapi masih nambah 12 kilo lagi.

Oh iya, akses menuju Klangon jalannya bagus dan halus. Jangan kuatir perut nggak bakal mules karena goncangan aspal yang pating kroncal. 

Mulailah kami bertemu jalan menanjak. Udara makin sejuk. Pertanda sebentar bakal sampai.

 

Semoga!

Alhamdulillah. Akhirnya sampai. Eit, bayar dulu!

Nah, saatnya fota-foto dengan view yang diinginkan.

Saat Aku datang, sedang ada beberapa tenda yang berdiri dari semalam.

Gardu pandang dan tenda nun jauh di sana.

Fasilitas umum tersedia dengan baik. Mulai dari kamar mandi, warung, dan juga masjid.

Saat perjalanan menuju ke mari, ada banyak umbul-umbul yang usang berjajar. Berarti di tempat ini pernah diadakan suatu acara yang cukup besar. Coba searching:

Poster dari Google

Ah, pantas saja rupanya pernah ada acara keren banget!

YEAR AND TOUR “KLANGON MT MERAPI”

Yogyakarta, 09 – 12 Desember 2016.

Cruzers, yuk kita gobar akhir tahun ini trek Klangon & sekitarnya.

Notes;
Biaya dibagi menjadi 3 kategori:

Rp. 1.350.000 Kalo naik bis include hotel, makan siang di hari sabtu dan minggu, loading marshal dan race

Rp. 1.100.000 Berangkat sendiri tapi ikut nginap dihotel, makan siang, sabtu minggu, loading marshal dan race

Rp. 300.000 Khusus buat lokal member Jogja. Makan siang sabtu minggu loading dam race

1. Peserta akan mendapatkan: penginapan di Prawirotaman, bis, Marshalls, loading sepeda, race @Klangon, & makan Siang
2. Selain SCI dipersilahkan join
3. Jokes is a must during the trip, yang gak becanda dipenalty nyuciin sepeda cruzers pasca Gowes.

Perhatikan peraturan nomor 3 😝

Info terakhir, acara serupa pernah diadakan Maret 2017.

Foto dari Google

Dan rupanya setelah acara-acara tersebut, Bukit Klangon jadi incaran para goweser yang ingin napak tilas jalur itu. 

Jembatan bikinan panitia penyelenggara, menjadi “warisan” bermanfaat untuk wisata harian. (Foto Google)

Nggak harus ikut lomba untuk bisa mencicipi jalur menantang seperti ini. Bisa datang kapan saja (Foto Google)

Para goweser yang baru datang, ada yang nongkrong dulu di warung untuk isi perut. Ada yang langsung menuju titik start.

Beberapa penduduk setempat (kebanyakan wanita) ada yang menawarkan jasa Porter. Yaitu membawakan/menuntun sepeda dari titik kumpul ke titik start yang jaraknya kurang lebih 500 meter menanjak. Tarif yang dibandrol Rp. 15.000.

Wisata ini dikelola langsung oleh penduduk setempat. Beberapa pemuda berseragam selalu rajin menghampiri jika ada mobil yang datang, untuk ditarik retribusi. Sistem jemput bola.

Sayangnya, di sisi kuliner tidak menjual makanan khas setempat. Aku hanya menemukan makanan instan dan gorengan standar.

Atau kalo mau beli oleh-oleh bisa beli yang dijual simbah ini:

Jualan Edelweis

Nah, setelah puas cekrek sana cekrek sini, saatnya pulang. Di perjalanan dapat bonus tempat wisata tambahan:

Ruso… Ruso..

Aku sarankan, kalo mau mampir ya sekedar mampir aja lho yes, nggak usah minta macam-macam. Minta jodoh, minta pintar di sekolah, minta rejeki lancat, minta naik pangkat, dan lain sebagainya. Itu sih udah kuno banget 😷

Durian dimakan Mbak Ratih.

Sekian dan terima kasih.